di tempat biasa…

“Baiklah… Pukul 4.30 sore ya…?”

“Seperti biasa, di tempat biasa kan? Okey…”

Saya menyudahi pembicaraan via seluler itu. Bergegas merapikan rambut yang sedari pagi saya gulung dengan rollan rambut murahan ini. Tepat wajah didepan saya, sungguh beda dari biasanya. Dengan rambut bak gelombang pas dengan wajah yang saya lihat di cermin.

Telepon berdering lagi. Seperti pengganggu saja. Mengulur waktu berdandan, kalau saya angkat. Saya biarkan saja ia terus bernyanyi.

Sudah 45menit ditempat biasa. Tante Molly tak kunjung datang. Kulihat telepon genggamku dan ada pesan masuk.

Sayang, maaf ya… Anak tante baru saja datang dari luar kota. Nanti tante kabari lagi ya…