pada hampir tengah malam…

8 Juni 2009, Hampir Tengah Malam   Malam perlahan mengiring turun, menjelma hembusan lirih yang membangunkan embun-embun. Aku gelisah. Membolak-balikkan badan diatas kasur yang pas sukuran badanku ini. Aku hanya menyaksikan turunnya embun dibalik jendela kamar berukuran 3x4 ini. Entah apa yang ada dipikiranku. Selimut tipis ini jauh cukup menghalau dingin, bukan dari angina tau... Continue Reading →

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: