Bagaimana perasaanmu saat ini?

Bagaimana perasaanmu saat ini? setelah kita tersadar, ada hangat yang kembali mengintip diam-diam Bagaimana perasaanmu saat ini? ketika harapan sudah kembali pulang dari perjalanan tak berharapnya Bagaimana perasaanmu saat ini? saat kita mencoba merangkak perlahan dari kegagalan terindah kita   kamu mengajakku untuk mendekati hangat yang mengintip itu aku mengangguk dan mengikuti punggungmu yang berjalan... Continue Reading →

Siklus

Kemarilah, Istirahatkan tubuhmu pada riuh rinduku. Bersandarlah, Pada dada yang senantiasa menopang peluhmu. Berceritalah, Pada jiwa yang setia mendengarkan. Tertawalah, Biarkan bebanmu kusimpan rapat di pundak ini. Menangislah, Biarkan peluk ini menampung semua lukamu. Pergilah, Jika kelak jemari tak kuasa lagi untuk saling mengenggam.

Jika Bukan Kamu…

Entah apa jadinya raga Membabi buta pada hawa nafsu Efek kehidupan remaja beranjak dewasa Entah apa jadinya kata Yang kusimpan hanya dalam diam Membisu, beku bak fosil yang ribuan tahun tertanam Entah apa jadinya rasa Yang sesukanya berlari kesana kesini Tak pernah tahu arah pulang Kidung pembaringannya... Entah apa jadinya semangat Yang tersesat pada jalan... Continue Reading →

Datang dan bakar kepalaku!

Biar kunyalakan bara ini agar jenuh mengabu. Biar aku bungkam jenuh ini hingga tak lagi mengganggu waktu. Biar kupaksa jenuh ini lenyap dari otakku. Biar ku tanam dalam-dalam jenuh ini hingga tak lagi tumbuh di sepi hariku. Biar ku hanyutkan jenuh ini hingga mengalir semua sampai ke hulu dan mendasar di lautan dalam. Biar ku... Continue Reading →

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: