Category: #fatamorgana

  • entah sudah berapa lama kita diam-diam menyesapi kenangan satu sama lain. kau ingat tidak, kita seringkali duduk berhadapan tanpa memperdulikan mata hati kita yang saling memeluk. bahkan tak jarang mata kaki kita sering beradu pandang saat mata kepala kita tak kuasa menatap satu sama lain. tak banyak kata, hanya bunyi cangkir dan ujung cawan yang…

  • Aku sudah menyiapkan diri untuk seketika kau ajak aku singgah kesana, sebuah negeri biru yang kau ceritakan seringkali menjelang habis senja. Katamu, kau akan bawaku kesana menyeberangi batas hitamku. Katamu aku bisa bebas disana, bukan disini yang hanya bisa melihat senja dari balik redup bayangan jingga. Katamu kau pernah sedih melihatku ditelan kelam diam-diam. Diterkam…

  • Akan kuhabiskan sampai perutku kekenyangan Akan kurelakan waktu istirahatku yang hanya satu jam sebaik-baiknya Akan kucari temanku yang membawa payung, hanya untuk menumpang sepanjang perjalanan ke kantin jika hujan atau panas di siang hari Akan kunikmati sepenuh hati tiap butiran nasi yang kumakan, walaupun lauknya hanya dengan ikan asin dan sambal Akan kupilih warung makan…

  • perihal pertemuan yang tak ingin terpisah perihal hati yang tak pernah jemu berbunga perihal rindu yang menjejaki hari-hari perihal nestapa yang menjadi gula-gula perihal kisah yang terus bermantra asa perihal rasa yang tak pernah kenal sesal ini hanya tentang sebuah perihal dalam labirin abu-abu…

  • Kemarilah, Istirahatkan tubuhmu pada riuh rinduku. Bersandarlah, Pada dada yang senantiasa menopang peluhmu. Berceritalah, Pada jiwa yang setia mendengarkan. Tertawalah, Biarkan bebanmu kusimpan rapat di pundak ini. Menangislah, Biarkan peluk ini menampung semua lukamu. Pergilah, Jika kelak jemari tak kuasa lagi untuk saling mengenggam.