Siklus

Kemarilah,
Istirahatkan tubuhmu pada riuh rinduku.
Bersandarlah,
Pada dada yang senantiasa menopang peluhmu.
Berceritalah,
Pada jiwa yang setia mendengarkan.
Tertawalah,
Biarkan bebanmu kusimpan rapat di pundak ini.
Menangislah,
Biarkan peluk ini menampung semua lukamu.
Pergilah,
Jika kelak jemari tak kuasa lagi untuk saling mengenggam.

Published by

Iyut Syfa

Your Coffeemate

4 thoughts on “Siklus”

Leave a Reply to Aulia Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.