Skip to content

Iyut Syfa

sometimes she overthinks her ovethinking

    • Hello!

recent posts

  • We usually take it for granted…
  • Living like in Bridgerton
  • How Kindness Struck in Tromsø During My Solo Trip
  • If I Ever Could Introduce Myself Again,
  • If INFJ is a Classic Quote

about

human
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • #Kupu2Emas 2

    17/01/2012

    …
    aku diam sejenak
    sesekali angin menyapaku

    duhai kupu-kupu emasku…
    adakah kau sesekali bertandang kerumahku
    melihat palung dadaku, rapuh
    menerka sedih dibalik tawaku
    merawat helai demi helai lamunanku…

    bermesraan kita dengan tawa
    berhimpitan kita dengan luka

    bunyi tarianmu kurindu
    gelitik tawamu kupadu
    kerlip sayapmu kuterpaku

    meracaulah sekelumit rasa dalam relung
    merasuk sampai palung
    jiwa-jiwa bimbang nun redup
    menggeliat hasrat terendap

    seketika…
    semerbak jingga terlintas
    kupikir engkau datang mengunjungiku,
    sedang hanya taburan senja menanti malam…

    kupu-kupu emasku,
    ini aku menunggumu…

    —

    0.000000 0.000000

    Rate this:

    • Share on Threads (Opens in new window) Threads
    • Share on X (Opens in new window) X
    • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
    • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • random…

    16/01/2012

    Terkadang, kita terlalu mengkotak-kotakkan pikiran kita sendiri, dan tentunya juga sering terlalu dini mengambil sebuah kesimpulan.
    Sedekat apapun kita, tak ada yang lebih dekat daripada luka. Luka itu datang seiring kedekatan, kecemasan diantara keintiman yang merajai kita.
    Lalu, apalagi yang kau tunggu?
    Hingga daun menguning?
    Hujan berganti salju?
    Atau asa yang berganti lelah,
    Dan akhirnya tunduk pada keraguan.
    Tak kuasa langit pun berubah sendu, kawan. Melihatmu yang hanya berdiri.
    Ya, berdiri di tempatmu semula.
    Dengan takut yang menyelimuti harap,
    dengan gelisah akan kecemasanmu sendiri.

    ‘Hahaha… Aku tidak takut.’

    Tawa getirmu terasa kelu.
    Apa yang sedang kau cemaskan?
    Sedang nasehatku saja tak kau hiraukan.
    Lantas, masih tak kau rasakan getar lolong malamku ini?
    Gemuruh asa membabi buta, kala kau penjarakan semua itu dalam keraguanmu.
    Pedih…

    Sedikit saja kawan,
    Kita tak hanya mencoba belajar, tapi juga berani untuk belajar mencoba.

    —-

    Rate this:

    • Share on Threads (Opens in new window) Threads
    • Share on X (Opens in new window) X
    • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
    • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • belajar dari anak kecil itu…

    15/01/2012

    Hai, selamat… *lihat jam* malam.
    Sudah malam ya ternyata. Saya baru selesai menyelesaikan pekerjaan yang tertunda nih. Bukan karena malas, tapi suasana hati ditambah cuaca sangat mendukung malahan. Iya mendukung saya untuk leyehan saja. Hehe.
    Iya, ngomong-ngomong disini. Saya jadi teringat kisah tadi sore ya. Sangat takjub sebenarnya. Bagaimana tidak, ah… Yasudahlah saya ceritakan dari awal ya. Mumpung mood nulis saya masih menderu-deru nih, padahal sudah waktunya saya tidur secara besok itu kan hari dimana setelah hari Minggu, yaitu Senin. Haduh jadi panjang lebar ya. Baiklah jadi ceritanya begini… *kayak acara horor ya bahasanya, ‘konon begini ceritanya’… Halah…*.
    Tadi sore saya sambil nyari makan gak sengaja mampir ke minimart dekat kostan. Sekiranya sudah memilih barang keperluan, saya antrilah di kasir. Ada anak kecil antri dibelakang saya. Dengan pakaian lusuh dan agak kumal, sambil membawa uang 2ribuan digulung-gulung pula, ditangan kirinya sambil memegang minuman susu siap minum ukuran kecil.
    Sambil sesekali bercanda dengan teman seumurannya.
    Karena gak tega melihatnya antri dengan belanjaan yang cuma satu botol minuman siap minum dan mengharuskan antri dibelakang saya yang belanjaan saya pun lumayan agak lama, saya memutuskan untuk membayarkan minumannya itu. Saya pun melihat ia tak sendiri, saya pun menyuruh temannya untuk mengambil minuman serupa dan saya menyuruh mereka pergi dgn uang+minuman susu nya itu. Mereka bingung.
    Dengan muka polosnya, mereka seraya berkata ‘Makasih kak’. Saya hanya senyum dan lanjut dgn pembayaran belanjaan saya. Sambil menunggu berapa yang harus saya bayar, saya menoleh ke arah pintu keluar minimart itu dan sangat tidak percaya dengan apa yang saya lihat.
    Saya melihatnya memasukkan uang 2ribu nya itu ke dalam kotak amal yg biasa ditaruh dekat pintu masuk setiap minimart. Subhanallah…
    Entah saya dapat pahala/tidak. Hanya Allah Yang Maha Tahu. Tentu anak kecil itupun tidak mau kehilangan kesempatan untuk bersedekah pula. Subhanallah…
    Sungguh belajar dari anak kecil itu,

    Subhanallah… 🙂

    Rate this:

    • Share on Threads (Opens in new window) Threads
    • Share on X (Opens in new window) X
    • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
    • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Untuk jiwaku …

    10/01/2012

    Terimakasih jiwaku ,
    Karena telah begitu sabar dengan laku ku ..

    Terimakasih jiwaku ,
    karena telah rela diam atas segala janjiku ..
    telah membiarkan hitamku menyelimuti sukmamu ..

    teruntuk jiwaku ..
    maaf ini terus ku sebut ..
    untuk Aku yang selalu meninggalkanmu ..
    sering mengacuhkanmu ..
    Tak pedulikan tulusmu ..

    Maafkan aku jiwaku ..
    dengan segenap kelu hatiku ..
    segenap asa masaku …

    Sebab nanti ragaku tak berjiwa lagi …

    0.000000 0.000000

    Rate this:

    • Share on Threads (Opens in new window) Threads
    • Share on X (Opens in new window) X
    • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
    • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • it might be you… =”)

    05/12/2011

    cuma mau copy paste lirik lagu yang judulnya It Might be You…

    Time, I’ve been passing time, watching trains go by
    All of my life lying on the sand watching seabirds fly
    Wishing there would be someone waiting home for me

    Something’s telling me it might be you
    It’s telling me it might be you

    All of my life looking back as lovers go walking past
    All of my life wondering how they met and what makes it last
    If I found the place would I recognise the face

    Something’s telling me it might be you
    Yeah, it’s telling me it might be you

    So many quiet walks to take
    So many dreams to wake
    And we’ve so much love to make
    I think we’re gonna need some time
    Maybe all we need is time

    And it’s telling me it might be you
    All of my life

    I’ve been saving love songs and lullabies
    And there’s so much more no-one’s ever heard before

    Something’s telling me it might be you
    Yeah, it’s telling me it must be youStephen Bishop – It Might be you
    And I’m feeling it’ll just be you all of my life

    It’s you, it’s you
    I’ve waiting for all of my life
    Maybe it’s you, maybe it’s you
    I’ve been waiting for all of my life
    Maybe it’s you, maybe it’s you
    I’ve been waiting for all of my life
    Maybe it’s you, maybe it’s you
    I’ve been waiting for all of my life

    0.000000 0.000000

    Rate this:

    • Share on Threads (Opens in new window) Threads
    • Share on X (Opens in new window) X
    • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
    • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
Previous Page Next Page

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Iyut Syfa
    • Join 39 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Iyut Syfa
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d